ASMA’UL HUSNA MENGANTARKAN KEPADA CINTA ALLAH

Diantara keutamaan Asma’ul Husna bahwa Asma’ul Husna mendatangkan cinta Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah mencintai namanya dan mencintai orang yang mempelajari nama-nama tersebut dan mengamalkannya dalam kehidupannya.

Sebagaimana dalam hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, sebuah pasukan perang yang diutus oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, dalam pasukan tersebut terdapat seorang pemimpin yang menjadi imam shalat. Setiap kali dia membaca surat, dia tutup dalam rakaat shalatnya dengan membaca surat Al Ikhlash

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ , اللَّهُ الصَّمَدُ , لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ , وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ

dan itu terus diulang-ulang sehingga makmum yang dibelakangnya merasa heran akan  hal tersebut, kemudian hal itu ditanyakan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam. Rasulullah Salallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kepada orang tersebut untuk menanyakan apa sebabnya dia (sang imam) melakukan hal itu. Ketika ditanya , dia menjawab “Bahwa di dalam surat Al Ikhlash terdapat nama-nama Allah dan sifat-sifat Allah dan aku cinta untuk membacanya karena hal tersebut.” Maka ketika dikabarkan kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda

أخبروه إن الله يحبه

Kabarkanlah kepada dia bahwa Allah pun mencintai dirinya.” (HR. Bukhori)

Inilah efek dari seorang yang mencintai nama-nama Allah dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta’ala, bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai dirinya. Sebagaimana dalam hadits yang lainnya Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda

Bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Indah dan mencintai keindahan. Allah Subhanahu wa Ta’ala Maha Ganjil dan mencintai yang ganjil.”( HR. Bukhori)

Hadits di atas mengandung arti bahwa Allah mencintai konsekuensi dari Asma’ul Husna, mencintai orang-orang yang mempelajari Asma’ul Husna .

Meraih cinta Allah tentunya adalah tujuan yang paling diinginkan oleh seorang hamba dalam kehidupan ini , karena apabila Allah telah mencintai dirinya maka niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan kebaikan didunia dan memberikan kebaikannya di akhirat berupa surganya Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Semoga dengan mempelajari Asma’ul Husna kita menjadi orang-orang yang dicintai Allah Subhanahu wa Ta’ala, dipanggil oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di langit, karena ketika Allah mencintai seseorang, maka Allah akan memanggil Jibril, “Wahai Jibril, Aku mencintai fulan, cintailah fulan!”,maka Jibril pun mencintai fulan. Kemudian Jibril memberitahukan kepada penduduk langit bahwa Allah mencintai fulan, “Cintailah fulan!” Maka seluruh penduduk langit akan mencintai dirinya dan dia akan diterima di dunia.(HR. Bukhori dan Muslim)

Mudah-mudahan Allah Subhanahu wa Ta’ala mencintai kita dan menjadi orang yang dicintai  oleh makhluk-makhluk Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Baarakallahu fiikum jamii’an

Haidar Andika

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.